Mengapa sulit sekali menulis laporan? Dan bagaimana cara menulis laporan yang efektif? Pertanyaan ini kerap menghantui kita sehingga menulis laporan, yang notabene adalah pekerjaan rutin, justru menjadi pekerjaan yang paling dihindari banyak orang.
Laporan seringkali hanya sekedar menjadi setumpuk dokumen tebal dan tersimpan di gudang. Padahal, laporan adalah sarana dokumentasi terbaik untuk merekam apa yang telah dilakukan dan sejauh mana pencapaian yang telah diraih. Dalam menulis laporan kita sering tergoda menulis seluruh bahan yang ada sehingga laporan menjadi penuh dan bersesak-sesak dengan data.
Laporan yang memuat informasi komprehensif dan penuh detail terkadang malah membuat pembaca kesulitan mencernanya. Apalagi bila disampaikan dengan bahasa yang penuh istilah teknis. Karena itulah, penting sekali menyusun sebuah laporan yang bersifat populer.
Mengingat pentingnya laporan dalam bahasa populer ini, pemerintah di negara-negara maju sudah menganjurkan agar instansi pemerintah memproduksi laporan yang mudah dipahami. Tujuannya agar pembaca yang tidak begitu paham akan kedalaman detail tetap bisa mendapat gambaran utuh mengenai hal-hal yang dilaporkan.
Pegawai yang bertanggung jawab menulis laporan untuk kepentingan instansi/perusahaan.
Kegiatan berlangsung pada pukul 09.00 – 16.00 WIB selama dua hari
Agenda Tahun 2011
Jl. RE. Martadinata No. 56 Bandung.
Biaya program ini sebesar Rp. 2.700.000.
Catatan: tidak termasuk akomodasi & penginapan peserta