<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabamedia</title>
	<atom:link href="http://kabamedia.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kabamedia.com</link>
	<description>Komunikasi Bisnis dan Kebijakan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 09:19:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.4</generator>
		<item>
		<title>Strategi Cerdas Menghadapi Berita Buruk</title>
		<link>http://kabamedia.com/2012/02/strategi-cerdas-menghadapi-berita-buruk/</link>
		<comments>http://kabamedia.com/2012/02/strategi-cerdas-menghadapi-berita-buruk/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 08:52:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>imi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabamedia.com/?p=612</guid>
		<description><![CDATA[Dalam dunia profesional, terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik tidak dipungkiri seringkali ditemui respon negatif, yaitu komplain, protes, atau penolakan. Berbagai respon negatif terjadi tidak hanya secara lisan tapi tertulis, yang biasanya dijumpai di media massa, seperti surat pembaca. Respon negatif atau disebut juga bad news (berita buruk) ini menjadi tantangan para profesional untuk bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam dunia profesional, terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik tidak dipungkiri seringkali ditemui respon negatif, yaitu komplain, protes, atau penolakan. Berbagai respon negatif terjadi tidak hanya secara lisan tapi tertulis, yang biasanya dijumpai di media massa, seperti surat pembaca. Respon negatif atau disebut juga bad news (berita buruk) ini menjadi tantangan para profesional untuk bisa menghadapinya secara cerdas.Sebenarnya, berita buruk ialah bukanlah sesuatu yang harus dihindari jika kita mau memahaminya. Diperlukan taktik ampuh, namun efektif dalam menjawab berita buruk, terutama dalam bentuk tertulis.</p>
<p>Berikut ada empat taktik yang dapat Anda terapkan  dalam menghadapi berita buruk:<br />
1.<strong> Berpikir Positif.</strong></p>
<p>Meskipun  berita buruk berbentuk tertulis, Anda harus tetap berpikir positif saat pertama kali mendapat  berita buruk. Hal ini penting karena akan mempengaruhi <em>mind-set </em>Anda saat menentukan strategi yang akan dituangkan dalam jawaban tertulis Sebab mind-set ini nantinya akan anda terjemahkan dalam bentuk tulisan.</p>
<p>2.<strong> Tidak reaktif. </strong></p>
<p><strong></strong>Berikan respon yang wajar dan tidak reaktif. Secara naluriah, saat kita mendapat berita buruk yang menyudutkan, maka respon pertama umumnya bersifat menyangkal atau menghindar. Hindari kata &#8220;tidak&#8221; atau &#8220;mungkin&#8221;.</p>
<p>3. <strong>Membangun strategi.</strong></p>
<p>Lakukan identifikasi masalah secara rinci, tepat, dan jelas. Misalnya, apakah masalah ini harus ditangani secara ekstra oleh divisi khusus, atau sifatnya umum . Tentukan hasil/tujuan yang akan didapatkan sesuai masalah yang ada. Anda juga perlu menyiapkan solusi yang jelas agar memberikan kebaikan untuk kedua belah pihak.</p>
<p>Struktur Penulisan isi yaitu dengan langkah-langkah berikut :</p>
<ul>
<li>Berikan penghargaan atas usaha mereka untuk berhubungan dengan pihak kita, misalnya dengan mengucapkan terima kasih atau pujian.</li>
<li><em>Agree with them</em>: berikan &#8216;persetujuan&#8217; dan pengertian. Ini sekaligus menjadi pertanda Anda menyatu dengan masalah mereka. Katakan, &#8220;kami mengerti&#8221;, &#8220;kami memahami maksud Anda,&#8221; itu akan mencairkan emosi pembaca dan menempatkan diri kita di pihak mereka.</li>
<li>Berikan pernyataan permohonan maaf yang tulus atas kesalahan atau hal yang tidak/ belum dapat dilakukan; atau yang tidak sesuai dengan harapan pembaca.</li>
<li>Perjelas poin-poin yang menjadi langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah pembaca. Gunakan bahasa yang jelas dan tepat sasaran. Misalnya, &#8220;Kartu kredit Anda tidak dapat digunakan&#8230;.&#8221; menjadi &#8220;Kartu kredit hanya dapat digunakan&#8230;&#8221;, kemudian berikan pernyataan yang dapat dilakukan secara meyakinkan dalam penyelesaian masalah mereka.</li>
<li><em>Give the idea</em>: memberikan ide-ide alternatif yang sekiranya membuka pikiran pembaca</li>
</ul>
<p>4. <strong>Akhiri dengan kalimat positif. </strong></p>
<p><strong></strong> Kalimat yang positif menunjukkan jika kita senang hati dan bersedia memberikan bantuan. Ini akan berkaitan dengan kepercayaan dan keinginan pihak pembaca untuk bekerja sama dengan kita di lain kesempatan.</p>
<p>Dengan melakukan taktik cerdas di atas, Anda siap menghadapi berita buruk dan semakin meningkatkan kualitas peran di masa depan. Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabamedia.com/2012/02/strategi-cerdas-menghadapi-berita-buruk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membangun Ritual Menulis</title>
		<link>http://kabamedia.com/2011/11/membangun-ritual-menulis/</link>
		<comments>http://kabamedia.com/2011/11/membangun-ritual-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Nov 2011 04:16:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Irfan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabamedia.com/?p=593</guid>
		<description><![CDATA[Mendengar kata ritual kita pasti langsung mengaitkannya pada aspek spiritual keagamaan. Padahal ritual bisa berarti banyak hal. Kebiasaan minum kopi sebelum bekerja adalah ritual. Selalu bangun pukul empat pagi juga ritual. Kemana-mana tak bisa lepas dari smartphone, itu pun ritual juga. Singkatnya, ritual adalah segala sesuatu yang kita lakukan secara berulang-ulang dengan cara yang sama. Ritual [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mendengar kata ritual kita pasti langsung mengaitkannya pada aspek spiritual keagamaan. Padahal ritual bisa berarti banyak hal.</p>
<p>Kebiasaan minum kopi sebelum bekerja adalah ritual. Selalu bangun pukul empat pagi juga ritual. Kemana-mana tak bisa lepas dari smartphone, itu pun ritual juga. Singkatnya, ritual adalah segala sesuatu yang kita lakukan secara berulang-ulang dengan cara yang sama.</p>
<p>Ritual membangun struktur dalam hidup kita. Ada saja yang kurang jika kita belum tunaikan ritual tertentu. Misalnya, bagi anda yang menganut agama Islam dan telah menjadikan sholat sebagai ritual keseharian. Bila belum menjalankan sholat, padahal waktunya hampir lewat, akan memberikan dampak psikologi berupa penyesalan.</p>
<p>Ada ritual yang membawa kesenangan, ada pula ritual yang akhirnya menjadi kegiatan membosankan. Semuanya bergantung pada kita yang melaksanakannya.</p>
<p>Menulis kadang menjadi kegiatan yang membebani karena menulis belum jadi ritual dalam diri kita. Padahal, produktivitas menulis akan terasa signifikan jika kita terbiasa membangun ritual menulis.</p>
<h3><strong>Bagaimana caranya?</strong></h3>
<p><strong><br />
</strong></p>
<h3><strong>1. Menulis Ringan</strong></h3>
<p>Tulislah hal-hal yang ringan-ringan terlebih dahulu. Apa yang anda rasakan hari ini. Pengalaman selama perjalanan menuju kantor. Menulisnya pun tidak harus menggunakan komputer. Cukup dengan kertas selembar atau perangkat telepon genggam.</p>
<p>Ini akan membantu anda melihat sesuatu dengan sudut pandang yang berbeda. Kebiasaan menulis hal-hal yang ringan membuat kita terlatih mencari topik yang menarik dari bahan yang biasa-biasa saja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>2. Agendakan Waktu Favorit</strong></h3>
<p>Masing-masing kita memiliki waktu favorit untuk menulis. Ada yang suka di pagi hari, selepas bangun tidur. Ada juga yang lebih menyenangi aktivitas menulis di malam hari. Bahkan, &#8216;mencuri-curi&#8217; waktu saat bekerja untuk menulis juga boleh-boleh saja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>3. Memburu Target Menulis</strong></h3>
<p>Ingat, untuk membangun ritual menulis tidak perlu meluangkan waktu yang lama. Cukup 15 &#8211; 20 menit saja untuk satu artikel. Upayakan begitu anda luangkan waktu, satu artikel selesai. Tidak perlu risau apakah artikel tersebut sudah bagus atau belum. Yang penting kita tuntaskan satu artikel dalam sekali tulis.</p>
<p>Memburu target menulis akan membuat ritual menulis anda sangat menyenangkan. Sebab, artikel yang tuntas akan membuat kita merasa puas. Kepuasan inilah yang akan membangun ritual menulis itu menjadi kebiasaan yang akhirnya sangat kita butuhkan. Sehari saja tak menulis rasanya ada yang kurang.</p>
<p>Jika ketiga hal tersebut sudah anda lakukan secara rutin, coba rasakan betapa dalam setiap hari ide dan gagasan itu tiba-tiba muncul di kepala dan berteriak ingin keluar jadi tulisan. Ini lah bekal penulis. Ide-ide itu berlarian di kepala dan akhirnya kita terbiasa menuangkannya dalam bentuk tulisan.</p>
<p>Selamat mencoba.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabamedia.com/2011/11/membangun-ritual-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menulis Laporan yang Efektif &#8211; Oktober 2011</title>
		<link>http://kabamedia.com/2011/10/menulis-laporan-yang-efektif-oktober-2011/</link>
		<comments>http://kabamedia.com/2011/10/menulis-laporan-yang-efektif-oktober-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 08:48:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kabamedia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabamedia.com/?p=583</guid>
		<description><![CDATA[Mengapa sulit sekali menulis laporan? Dan bagaimana cara menulis laporan yang efektif? Pertanyaan ini kerap menghantui kita sehingga menulis laporan, yang notabene adalah pekerjaan rutin, justru menjadi pekerjaan yang paling dihindari banyak orang. Laporan seringkali hanya sekedar menjadi setumpuk dokumen tebal dan tersimpan di gudang. Padahal, laporan adalah sarana dokumentasi terbaik untuk merekam apa yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><span style="font-weight: normal;">Mengapa sulit sekali menulis laporan? Dan bagaimana cara menulis laporan yang efektif? Pertanyaan ini kerap menghantui kita sehingga menulis laporan, yang notabene adalah pekerjaan rutin, justru menjadi pekerjaan yang paling dihindari banyak orang.</span></p>
<p>Laporan seringkali hanya sekedar menjadi setumpuk dokumen tebal dan tersimpan di gudang. Padahal, laporan adalah sarana dokumentasi terbaik untuk merekam apa yang telah dilakukan dan sejauh mana pencapaian yang telah diraih. Dalam menulis laporan kita sering tergoda menulis seluruh bahan yang ada sehingga laporan menjadi penuh dan bersesak-sesak dengan data.</p>
<p>Laporan yang memuat informasi komprehensif dan penuh detail terkadang malah membuat pembaca kesulitan mencernanya. Apalagi bila disampaikan dengan bahasa yang penuh istilah teknis. Karena itulah, penting sekali menyusun sebuah laporan yang bersifat populer.</p>
<p>Mengingat pentingnya laporan dalam bahasa populer ini, pemerintah di negara-negara maju sudah menganjurkan agar instansi pemerintah memproduksi laporan yang mudah dipahami. Tujuannya agar pembaca yang tidak begitu paham akan kedalaman detail tetap bisa mendapat gambaran utuh mengenai hal-hal yang dilaporkan.</p>
<h4><strong>Manfaat</strong></h4>
<ul>
<li>Meningkatkan kemampuan memproduksi laporan rutin maupun tahunan.</li>
<li>Dapat membuat laporan dengan informasi yang komprehensif dan kontekstual.</li>
<li>Dapat menyajikan laporan dalam format populer.</li>
<li>Meningkatkan keterbacaan laporan dengan penyajian yang lebih efektif.</li>
</ul>
<h4><strong>Peserta</strong></h4>
<p>Pegawai yang bertanggung jawab menulis laporan untuk kepentingan instansi/perusahaan.</p>
<p><strong>Agenda Tahun 2011</strong></p>
<ul>
<li>27-28 Oktober 2011, pukul 09.00 – 16.00 WIB</li>
</ul>
<h4><strong>Tempat</strong></h4>
<p><a href="http://maps.google.com/?q=Grand+Serela+Hotel%2C+Bandung+" target="_blank">Hotel Grand Serela &#8211; Bandung.</a></p>
<p>Jl. RE. Martadinata No. 56 Bandung.</p>
<h4><strong>Biaya</strong></h4>
<p>Biaya program ini sebesar Rp. 2.700.000.</p>
<p>Catatan: tidak termasuk akomodasi &amp; penginapan peserta</p>
<h4><strong>Materi yang Akan Disampaikan</strong></h4>
<ol>
<li>Menulis Laporan Menggunakan Prinsip Bahasa Lugas.</li>
<li>Merencanakan Laporan &amp; Menyiapkan Data.</li>
<li>Teknik Menulis Laporan.</li>
<li>Memperbaiki Laporan: Review &amp; Editing.</li>
</ol>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<a href='http://www.kabamedia.com/training/support/form-pendaftaran/' class='small-button smallblue'><span>DAFTAR</span></a>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<h3></h3>
</div>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabamedia.com/2011/10/menulis-laporan-yang-efektif-oktober-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menulis Artikel Populer &#8211; November 2011</title>
		<link>http://kabamedia.com/2011/10/workshop-artikel-populer-nov2011/</link>
		<comments>http://kabamedia.com/2011/10/workshop-artikel-populer-nov2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 08:43:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kabamedia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabamedia.com/?p=577</guid>
		<description><![CDATA[Bila anda ingin lebih mendalami teknik menulis artikel yang “enak dibaca” sehingga mampu mempengaruhi pembaca melalui pembentukan opini publik, dan jika anda menginginkan tulisan tersebut layak muat di media massa, workshop ini sangat tepat anda ikuti. Selama tiga hari anda akan dipandu menghasilkan tulisan yang berkualitas, substansif dan dapat dikonsumsi oleh semua kalangan pembaca. Tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><span style="font-weight: normal;">Bila anda ingin lebih mendalami teknik menulis artikel yang “enak dibaca” sehingga mampu mempengaruhi pembaca melalui pembentukan opini publik, dan jika anda menginginkan tulisan tersebut layak muat di media massa, workshop ini sangat tepat anda ikuti.</span></p>
<p>Selama tiga hari anda akan dipandu menghasilkan tulisan yang berkualitas, substansif dan dapat dikonsumsi oleh semua kalangan pembaca. Tidak hanya itu, dalam workshop ini anda akan dibantu menghasilkan tulisan yang mampu membentuk opini atas <em>current issue</em> yang sedang berkembang.</p>
<p>Pelatihan ini disusun khusus bagi anda yang terbiasa menulis dan ingin meningkatkan kemampuannya ke tingkat lebih lanjut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h4><strong>Manfaat</strong></h4>
<ul>
<li>Menguasai keterampilan menghasilkan tulisan yang fokus,<br />
kuat, hidup dan layak muat di media massa.</li>
<li>Mengasah kemampuan menulis dalam rangka pembentukan opini.</li>
<li>Menghasilkan artikel yang berbobot, tapi tetap renyah dibaca.</li>
</ul>
<h4><strong>Peserta</strong></h4>
<p>Pegawai yang terbiasa menulis untuk kepentingan instansi atau perusahaan.</p>
<p><strong>Jadwal </strong></p>
<p>9-11 November 2011, pukul 09.00 – 16.00 WIB</p>
<h4><strong>Tempat</strong></h4>
<p><a href="http://maps.google.com/?q=Grand+Serela+Hotel%2C+Bandung+" target="_blank">Hotel Grand Serela &#8211; Bandung.</a></p>
<p>Jl. RE. Martadinata No. 56 Bandung.</p>
<h4><strong>Biaya</strong></h4>
<p>Biaya program ini sebesar Rp. 3.700.000.</p>
<p>Catatan: tidak termasuk akomodasi &amp; penginapan peserta</p>
<h4><strong>Materi yang Akan Disampaikan</strong></h4>
<ol>
<li>Menulis Artikel Opini dan Ilmiah Populer.</li>
<li>Strategi Merancang Tulisan &amp; Menyiapkan Data.</li>
<li>Teknik Menulis Deskriptif &amp; Naratif.</li>
<li>Praktik Menulis.</li>
<li>Menyunting dan Mengemas Naskah.</li>
<li>Praktik Menyunting dan Mengemas Naskah.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<div>
<a href='http://www.kabamedia.com/training/support/form-pendaftaran/' class='small-button smallblue'><span>DAFTAR</span></a>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabamedia.com/2011/10/workshop-artikel-populer-nov2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Intelektual Publik &#8211; November 2011</title>
		<link>http://kabamedia.com/2011/10/intelektual-publik-no-2011/</link>
		<comments>http://kabamedia.com/2011/10/intelektual-publik-no-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 08:38:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kabamedia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabamedia.com/?p=574</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai kaum intelektual dan profesional, anda tentunya kaya akan gagasan dan pengetahuan mendalam pada bidang keahlian anda. Namun tak jarang kita justru menemui kesulitan ketika harus menulis untuk konsumsi publik. Ini merupakan indikator bahwa anda harus meningkatkan kemampuan menulis dengan bahasa populer. Program Pelatihan Intelektual Publik “Menulis Artikel Opini &#38; Ilmiah Populer” hadir untuk membantu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Sebagai kaum intelektual dan profesional, anda tentunya kaya akan gagasan dan pengetahuan mendalam pada bidang keahlian anda. Namun tak jarang kita justru menemui kesulitan ketika harus menulis untuk konsumsi publik. Ini merupakan indikator bahwa anda harus meningkatkan kemampuan menulis dengan bahasa populer.</p>
<p>Program Pelatihan Intelektual Publik “Menulis Artikel Opini &amp; Ilmiah Populer” hadir untuk membantu mengasah keterampilan menulis anda. Disini anda akan dipandu untuk menyajikan gagasan ke ruang publik.</p>
<p><strong>Manfaat</strong></p>
<div>
<ul>
<li>Meningkatkan kemampuan menulis dan membuka kesadaran akan pentingnya posisi sebagai intelektual.</li>
<li>Mampu menulis artikel opini &amp; ilmiah populer dengan bahasa yang mengalir, lugas dan tepat sasaran</li>
</ul>
</div>
<div><strong>Peserta</strong></div>
<div>
<div>
<ul>
<li>Pimpinan</li>
<li>Kepala Bagian</li>
<li>Manajer Humas</li>
<li>Profesional</li>
</ul>
</div>
<div><strong>Jadwal</strong></div>
<div>15 &#8211; 16 November, pukul 09.00 – 16.00 WIB<strong> </strong></div>
<div><strong>Tempat</strong></div>
<div>
<div>
<p>Hotel Grand Serela – Bandung.</p>
<p>Jl. RE. Martadinata No. 56 Bandung.</p>
<p><strong>Biaya</strong></p>
<div>
<p>Biaya program ini sebesar Rp. 2.700.000.</p>
<p>Catatan: tidak termasuk akomodasi &amp; penginapan peserta</p>
<p><strong>Silabus</strong></p>
<div>
<ol>
<li>Filosofi Intelektual Publik, Opini dan Media.</li>
<li>Strategi <em>Pre-Writing</em>.</li>
<li>Teknik Menulis.</li>
<li>Menyunting dan Mengemas Naskah.</li>
</ol>
<a href='http://www.kabamedia.com/training/support/form-pendaftaran/' class='small-button smallblue'><span>DAFTAR</span></a>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabamedia.com/2011/10/intelektual-publik-no-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Banyak Ide, Tapi Sulit Menuliskannya?</title>
		<link>http://kabamedia.com/2011/08/banyak-ide-tapi-sulit-menulis/</link>
		<comments>http://kabamedia.com/2011/08/banyak-ide-tapi-sulit-menulis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Aug 2011 05:13:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kabamedia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/kabamedia/?p=425</guid>
		<description><![CDATA[BANYAK ORANG yang berpendapat seperti ini, “Saya paham sekali ketika atasan meminta saya untuk menuliskan laporan tentang topik tertentu. Tetapi  ketika berhadapan dengan sedemikian banyak data, saya benar-benar bingung apa yang harus saya tulis?”. Kalau anda juga pernah mengalami hal yang sama, selamat, anda tidak sendiri. Menulis adalah hal yang susah-susah gampang, tetapi jika anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BANYAK ORANG yang berpendapat seperti ini, “Saya paham sekali ketika atasan meminta saya untuk menuliskan laporan tentang topik tertentu. Tetapi  ketika berhadapan dengan sedemikian banyak data, saya benar-benar bingung apa yang harus saya tulis?”.</p>
<p>Kalau anda juga pernah mengalami hal yang sama, selamat, anda tidak sendiri. Menulis adalah hal yang susah-susah gampang, tetapi jika anda mengetahui caranya anda bahkan akan ketagihan untuk terus menulis. Tidak percaya?</p>
<p>Menulis adalah satu cara berkomunikasi. <span style="color: #ffff99;">Pertama </span>kali yang ada di benak kita adalah “mengapa saya menuliskan ini?”. Artinya, kita sebagai penulis ingin mengkomunikasikan sesuatu kepada para pembaca. Kita ingin pembaca mengerti atau melakukan sesuatu. Jika kita ingin pembaca menikmati paparan kita tentang sesuatu, maka kita sajikan tulisan bergaya narasi atau deskripsi. Jika ingin pembaca melakukan sesuatu yang kita inginkan, maka perkuat tulisan dalam bentuk argumentasi atau persuasi. Jika kita ingin agar pembaca terinspirasi dengan apa yang kita tuliskan, maka kita dapat menuliskan inspirasi-inspirasi yang dikemas dalam sebuah cerita.</p>
<p>Banyak orang yang bahkan sebelum menulis sudah berpikir “ah, nanti bagaimana kalau tulisan saya jelek?”. Sekali lagi, anda tidak sendirian. Anda pasti pernah mendengar bagaimana terkenalnya film Starwars yang bercerita tentang kapal angkasa Enterprise yang mengembara di ruang angkasa. Namun tahukah anda bahwa naskah Starwars pada mulanya ditolak oleh banyak produser film sebelum akhirnya diterima oleh Twentieth Century Fox dan menjadi box office selama bertahun-tahun? Tahukah anda demikian juga yang dihadapi J.K. Rowling ketika mengajukan Harry Potter kepada para penerbit? Bahkan Rowling ditolak oleh tidak kurang dari 12 penerbit!</p>
<p>Jadi pikiran-pikiran negatif ketika akan menulis itu harus dibuang dulu.</p>
<p><span style="color: #ffff99;">Langkah kedua</span>, anda harus menemukan jiwa tulisan anda terlebih dahulu. Jika itu sebuah artikel untuk publik, siapkan data-data yang berkaitan untuk meyakinkan publik tentang apa yang anda tulis. Ketika anda membuat laporan, pusatkanlah pikiran anda untuk membuat sebuah laporan yang menggugah pembaca – bisa atasan anda, anggota DPR, atau orang biasa – tentang analisa yang anda buat. Sebuah tulisan tanpa jiwa hanya bagaikan mozaik data yang membosankan. Ada kesalahan umum yang sering dilakukan banyak orang, yaitu seolah-olah semakin tebal laporan anda atau semakin banyak kata yang anda tuliskan dalam artikel maka semakin “berbobot” tulisannya. Ini tidak sepenuhnya benar. Sebatang pohon terlihat indah ketika kita melihat komposisinya, bukan rimbun daunnya.</p>
<p><span style="color: #ffff99;">Langkah ketiga</span>, jangan bermimpi hanya dengan sekali menulis, anda akan langsung menghasilkan artikel yang hebat. Kalaupun itu bisa, kasusnya jarang sekali, bahkan di kalangan penulis profesional sekalipun. Ada beberapa penulis yang membiarkan ide mengalir dalam beberapa versi dan nanti memilih satu versi yang dianggap paling baik. Bersyukurlah bahwa di zaman kita ada komputer untuk mempermudah pekerjaan.</p>
<p>Sudah siap mencoba? Ayo mulai sekarang!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabamedia.com/2011/08/banyak-ide-tapi-sulit-menulis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Intelektual Publik</title>
		<link>http://kabamedia.com/2011/07/pip-sept2011/</link>
		<comments>http://kabamedia.com/2011/07/pip-sept2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 05:03:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kabamedia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/kabamedia/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai kaum intelektual dan profesional, anda tentunya kaya akan gagasan dan pengetahuan mendalam pada bidang keahlian anda. Namun tak jarang kita justru menemui kesulitan ketika harus menulis untuk konsumsi publik. Ini merupakan indikator bahwa anda harus meningkatkan kemampuan menulis dengan bahasa populer. Program Pelatihan Intelektual Publik “Menulis Artikel Opini &#38; Ilmiah Populer” hadir untuk membantu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai kaum intelektual dan profesional, anda tentunya kaya akan  gagasan dan pengetahuan mendalam pada bidang keahlian anda. Namun tak  jarang kita justru menemui kesulitan ketika harus menulis untuk konsumsi  publik. Ini merupakan indikator bahwa anda harus meningkatkan kemampuan  menulis dengan bahasa populer.</p>
<p>Program Pelatihan Intelektual Publik “Menulis Artikel Opini &amp;  Ilmiah Populer” hadir untuk membantu mengasah keterampilan menulis anda.  Disini anda akan dipandu untuk menyajikan gagasan ke ruang publik.</p>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Manfaat</strong></span></p>
<div>
<ul>
<li>Meningkatkan kemampuan menulis dan membuka kesadaran akan pentingnya posisi sebagai intelektual.</li>
<li>Mampu menulis artikel opini &amp; ilmiah populer dengan bahasa yang mengalir, lugas dan tepat sasaran</li>
</ul>
</div>
<div><span style="color: #ffcc00;"><strong>Peserta</strong></span></div>
<div>
<div>
<ul>
<li>Pimpinan</li>
<li>Kepala Bagian</li>
<li>Manajer Humas</li>
<li>Profesional</li>
</ul>
</div>
<div><span style="color: #ffcc00;"><strong>Jadwal</strong></span></div>
<div>19-20 September 2011, pukul 09.00 – 16.00 WIB<strong> </strong></div>
<div><span style="color: #ffcc00;"><strong>Tempat</strong></span></div>
<div>
<div>
<p>Hotel Grand Serela – Bandung.</p>
<p>Jl. RE. Martadinata No. 56 Bandung.</p>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Biaya</strong></span></p>
<div>
<p>Biaya program ini sebesar Rp. 2.700.000.</p>
<p>Catatan: tidak termasuk akomodasi &amp; penginapan peserta</p>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Silabus</strong></span></p>
<div>
<ol>
<li>Filosofi Intelektual Publik, Opini dan Media.</li>
<li>Strategi <em>Pre-Writing</em>.</li>
<li>Teknik Menulis.</li>
<li>Menyunting dan Mengemas Naskah.</li>
</ol>
<a href='http://www.kabamedia.com/training/support/form-pendaftaran/' class='small-button smallblue'><span>DAFTAR</span></a>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabamedia.com/2011/07/pip-sept2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manajemen Media</title>
		<link>http://kabamedia.com/2011/07/manajemen-media-sept2011/</link>
		<comments>http://kabamedia.com/2011/07/manajemen-media-sept2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 05:02:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kabamedia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/kabamedia/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Apakah media yang anda terbitkan kurang memuaskan? Periode terbit tidak konsisten, atau kualitas isi masih kurang optimal? Inilah masalah yang sering dihadapi oleh pengelola media instansi/perusahaan. Persoalan klasik lainnya, misalnya: keterbatasan SDM, manajemen redaksional belum baik, minimnya pengadaan naskah, serta keterbatasan dalam bidang artistik. Karena itulah Anda perlu mengikuti pelatihan ini. Anda akan dibimbing untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah media yang anda terbitkan kurang memuaskan? Periode terbit tidak konsisten, atau kualitas isi masih kurang optimal?</p>
<p>Inilah masalah yang sering dihadapi oleh pengelola media  instansi/perusahaan. Persoalan klasik lainnya, misalnya: keterbatasan  SDM, manajemen redaksional belum baik, minimnya pengadaan naskah, serta  keterbatasan dalam bidang artistik.</p>
<p>Karena itulah Anda perlu mengikuti pelatihan ini. Anda akan dibimbing  untuk meningkatkan kemampuan tim manajemen redaksi dalam mengelola  media yang dimiliki. Jangan biarkan media yang Anda terbitkan hanya  sekedar kegiatan rutin yang tidak membawa dampak bagi pembacanya.</p>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Manfaat</strong></span></p>
<ul>
<li>Meningkatkan kemampuan manajemen kegiatan redaksional</li>
<li>Mengasah keterampilan pengelolaan, mengedit dan manajemen artistik</li>
</ul>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Peserta</strong></span></p>
<div>
<ul>
<li>Pimpinan Redaksi</li>
<li>Redaktur</li>
<li>Editor</li>
<li>Staf Redaksi</li>
<li>Desainer</li>
<li>dll</li>
</ul>
</div>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Jadwal</strong></span></p>
<p>21-23 September 2011, pukul 09.00 – 16.00 WIB</p>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Tempat</strong></span></p>
<p>Hotel Grand Serela – Bandung.</p>
<p>Jl. RE. Martadinata No. 56 Bandung.</p>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Biaya</strong></span></p>
<p>Biaya program ini sebesar Rp. 3.700.000.</p>
<p>Catatan: tidak termasuk akomodasi &amp; penginapan peserta</p>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Silabus</strong></span></p>
<div>
<ol>
<li>Perancangan Media</li>
<li>Desain Media</li>
<li>Organisasi dan Manajemen Keredaksian</li>
<li>Jurnalistik Media &amp; Editologi</li>
<li>Simulasi Operasional Redaksi</li>
<li>Simulasi Desain Media</li>
</ol>
<a href='http://www.kabamedia.com/training/support/form-pendaftaran/' class='small-button smallblue'><span>DAFTAR</span></a>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabamedia.com/2011/07/manajemen-media-sept2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menulis Konten Website</title>
		<link>http://kabamedia.com/2011/07/menulis-konten-website/</link>
		<comments>http://kabamedia.com/2011/07/menulis-konten-website/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 05:01:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kabamedia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/kabamedia/?p=400</guid>
		<description><![CDATA[Website menjadi sumber berita instan yang paling layak dipercaya. Sebab, informasi yang tercantum pada website resmi dianggap mewakili organisasi. Website juga menjadi sarana komunikasi yang efektif dengan seluruh stakeholder. Selain itu, media pun selalu menuju website resmi sebuah instansi/perusahaan sebelum merancang peliputan dan pemberitaan. Begitu pentingnya mengawal konten website sehingga harus menjadi salah satu strategi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Website menjadi sumber  berita instan yang paling layak dipercaya. Sebab, informasi yang  tercantum pada website resmi dianggap mewakili organisasi. Website juga  menjadi sarana komunikasi yang efektif dengan seluruh stakeholder.  Selain itu, media pun selalu menuju website resmi sebuah  instansi/perusahaan sebelum merancang peliputan dan pemberitaan. Begitu  pentingnya mengawal konten website sehingga harus menjadi salah satu  strategi komunikasi yang paling diandalkan. Apalagi saat ini, akses  internet sudah memasyarakat.</p>
<p>Selain menjadi sumber utama, website juga setiap hari diindex oleh  mesin-mesin pencari. Menyusun konten website agar bersahabat dengan  mesin pencari adalah hal yang penting untuk dikuasai.</p>
<p>Kami merancang workshop sehari bagi Anda yang berminat meningkatkan  keterampilan menulis konten website. Menulis konten website memiliki  kekhasan tersendiri sehingga peserta akan mendapat pengalaman bagaimana  cara menulis berita dan informasi khusus untuk keperluan website.</p>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Manfaat</strong></span></p>
<div>
<ul>
<li>Dapat menulis berita dan informasi untuk publikasi website.</li>
<li>Dapat memproduksi informasi yang bernilai berita tinggi dan bersahabat dengan <em>search engine</em>.</li>
<li>Mengetahui etika menulis konten website.</li>
</ul>
</div>
<div><span style="color: #ffcc00;"><strong>Peserta</strong></span></div>
<div>
<div>
<div>
<p>Humas, webmaster atau administrator website.</p>
</div>
</div>
<div><span style="color: #ffcc00;"><strong>Jadwal</strong></span></div>
<div>27  September 2011, pukul 09.00 – 16.00 WIB<strong> </strong></div>
<div><span style="color: #ffcc00;"><strong>Tempat</strong></span></div>
<div>
<div>
<p>Hotel Grand Serela – Bandung.</p>
<p>Jl. RE. Martadinata No. 56 Bandung.</p>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Biaya</strong></span></p>
<div>
<p>Biaya program ini sebesar Rp. 1.700.000.</p>
<p>Catatan: tidak termasuk akomodasi &amp; penginapan peserta</p>
<p><span style="color: #ffcc00;"><strong>Silabus</strong></span></p>
<ol>
<li>Merancang Konten Website.</li>
<li>Teknik dan Prinsip Menulis Website</li>
<li>Praktik Menulis Berita dan Artikel yang Bersahabat dengan <em>Search Engine</em>.</li>
</ol>
<a href='http://www.kabamedia.com/training/support/form-pendaftaran/' class='small-button smallblue'><span>DAFTAR</span></a>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabamedia.com/2011/07/menulis-konten-website/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengusir Kebuntuan Menulis</title>
		<link>http://kabamedia.com/2011/07/mengusir-kebuntuan-menuli/</link>
		<comments>http://kabamedia.com/2011/07/mengusir-kebuntuan-menuli/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jul 2011 14:57:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kabamedia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://localhost/kabamedia/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[PERNAH MENGALAMI kesulitan saat memulai tulisan? Berjam-jam menghadapi layar komputer, namun paragraf pertama pun tidak pernah kunjung selesai? Kondisi ini dikenal dengan Writer’s block, atau kebuntuan menulis. Writer’s block adalah penyebab utama kegagalan menulis. Writer’s block menjadi musuh setiap penulis, bahkan penulis profesional sekalipun. Bedanya, penulis profesional telah terbiasa mengatasi problem yang sangat menjengkelkan ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PERNAH MENGALAMI kesulitan saat memulai tulisan? Berjam-jam menghadapi layar komputer, namun paragraf pertama pun tidak pernah kunjung selesai? Kondisi ini dikenal dengan <em>Writer’s block</em>, atau kebuntuan menulis. <em>Writer’s block </em>adalah penyebab utama<br />
kegagalan menulis.</p>
<p><em>Writer’s block </em>menjadi musuh setiap penulis, bahkan penulis profesional sekalipun. Bedanya, penulis profesional telah terbiasa mengatasi problem yang sangat menjengkelkan ini. Nah&#8230; berikut beberapa tips yang dapat Anda praktikkan untuk mengusir kebuntuan menulis. Ini berlaku untuk seluruh jenis tulisan.</p>
<ol>
<li><span style="color: #ffff99;"><strong>Tinggalkan meja kerja dan ambil waktu untuk <em>refreshing</em></strong></span>. Berlama-lama di depan komputer sementara kebuntuan terus melanda tidak akan mengatasi kebuntuan itu. Melupakan sejenak dan mencari inspirasi dengan aktivitas lain akan membuat cara pandang kita lebih segar.</li>
<li><span style="color: #ffff99;"><strong>Kondisikan pikiran agar lebih fokus dan tenang</strong></span>. Setiap orang punya cara yang berbeda untuk mengkondisikan pikiran. Ada yang berhasil dengan cara mendengar musik yang ia digemari, melakukan yoga, membaca kisah inspiratif, berenang, atau melakukan hobbi yang ringanringan.</li>
<li><span style="color: #ffff99;"><strong>Wawancarai seseorang</strong></span>. Kebuntuan menulis juga bisa hadir bukan karena kita kekurangan bahan, justru akibat kelebihan bahan tapi belum berhasil mengurai benang kusut yang melingkar-lingkar di kepala. Mewawancari seseorang bisa membantu kita mengatur kembali ide-ide dan memperkaya wawasan sehingga bangunan utuh yang akan ditulis sudah tertata lebih rapi.</li>
<li><strong><span style="color: #ffff99;">Simpan tulisan favorit Anda</span></strong>, lalu saat kebuntuan hadir baca kembali tulisan tersebut. Keasyikan yang kita rasakan saat membaca tulisan favorit dapat meresonansi suasana menulis agar lebih kondusif.</li>
<li><strong><span style="color: #ffff99;">Jangan mengedit saat menulis</span></strong>. Ini menjadi salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan penulis. Menulis yang mengalir adalah saat kita menonaktifkan keinginan mengedit saat mengetik ideide pada papan keyboard. Apakah ini sudah pantas? Apakah tata bahasanya sudah baku? Layak atau tidak? dan pertanyaan menilai lainnya. Pertanyaan-pertanyaan seperti itu baru kita lontarkan pada tahap mengedit, bukan ketika menulis draf. Pada tahap menulis, tuliskan saja seluruh ide yang berkelebat di kepala.</li>
<li><strong><span style="color: #ffff99;">Jangan pedulikan kalimat pertama</span></strong>. Apapun kalimat pertama yang muncul, biarkan saja dan teruslah menulis.</li>
<li><strong><span style="color: #ffff99;">Menulis seperti sedang “mengobrol”</span></strong>. Ini akan membuat tulisan Anda lebih alami.</li>
</ol>
<p>Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabamedia.com/2011/07/mengusir-kebuntuan-menuli/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

