Dikirim oleh
imi
pada 16 May 2012 |
tidak ada respon
Menulis bertele-tele membuat pembaca bingung dan tidak mengerti dengan maksud yang akan disampaikan. Untuk memahami pesan yang disampaikan, dalam komunikasi tulis bisnis dan formal pembaca membutuhkan tulisan menulis yang ringkas dan tepat sasaran.
Menulis yang ringkas berarti kita menulis naskah yang mudah dipahami pembaca dalam sekali baca. Umumnya pembaca tidak akan mencermati seluruh naskah yang bertele-tele karena butuh waktu ekstra untuk mencernanya. Alhasil, pembaca malah menangkap makna bias dari tulisan yang dibacanya.
Jika seorang penulis mampu menulis ringkas dan tuntas, itu...
Dikirim oleh
imi
pada 16 May 2012 |
tidak ada respon
Pernahkah anda mengalami kebuntuan di depan komputer? Atau merobek kertas berkali-kali di kala kita salah menulis? ‘Penyakit’ yang kita alami saat memulai proses menulis adalah terlalu sibuk menulis sambil mengedit. Akhirnya, jika kita diminta menulis dengan tenggat waktu yang ditentukan, alhasil sampai waktu berakhir tulisan kita belum jadi atau bahkan tidak sama sekali.
Namun, bagaimana kalau kita ditanya oleh seorang teman tentang cerita atau pengalaman hari ini? Tanpa berpikir banyak, aliran kata-kata begitu lancar keluar dari mulut kita dan teman kita menyimak dengan baik. Ketika...
Dikirim oleh
imi
pada 23 Apr 2012 |
tidak ada respon
Kreativitas tidak hanya penting untuk berkesenian, namun kreativitas juga sah digunakan dalam lingkup bidang formal. Setelah mengamati beberapa pelatihan penulisan laporan, terhimpun beberapa kendala yang bermuara pada kekakuan isi sebuah laporan. Selama ini laporan-laporan yang ada kurang menjadi perhatian karena isinya yang terlampau formal dan monoton. Tak jarang laporan hanya menjadi seonggok berkas yang memenuhi administrasi. Padahal, fungsi laporan lebih dari sekedar pertanggungjawaban dan dokumentasi seluruh kegiatan, dan ia menjadi referensi penting bagi pengambilan keputusan di masa...
Dikirim oleh
imi
pada 5 Apr 2012 |
tidak ada respon
Lisa, seorang pegawai pemerintah terlihat bingung saat mendapat tugas menulis naskah yang akan ditujukan untuk pembaca publik. Tulisan itu seharusnya tampil populer, tetapi Lisa malah menghasilkan tulisan yang kaku dan bernada formal.
Lisa tidak sendiri. Hal yang sama sering dialami oleh mereka yang sehari-hari berhadapan dengan situasi yang formal. Problem mulai terasa ketika kita harus memperluas target pembaca, dari pembaca yang terbatas ke publik.
Dalam konteks komunikasi, bagaimana menyampaikan pesan bergantung pada siapa penerima pesan yang kita sampaikan. Pesan harus ditempatkan...
Dikirim oleh
imi
pada 7 Mar 2012 |
tidak ada respon
Pada bagian pertama dibahas lima mitos menulis, terutama pada tahap-tahap awal. Bagian kedua kita membahas bagaimana mengontrol ide sampai aplikasinya dalam bentuk tulisan. Biasanya dalam permulaan menulis, banyak ide yang muncul. Akan tetapi, ide yang mengalir dan kemampuan anda menuliskannya ada kalanya kurang sinkron. Penyebabnya adalah karena apa yang ada dalam pikiran anda lebih ‘liar’ daripada kemampuan mengungkapkannya.
Berikut mitos-mitos seputar menulis yang perlu anda ketahui dan bagaimana mengatasinya:
Mitos 6: Untuk mengendalikan tulisan, kita harus mengoreksi setiap ide yang...
Dikirim oleh
imi
pada 7 Mar 2012 |
tidak ada respon
Beratnya proses menulis menjadi penyebab utama kalangan profesional takut menulis. Hambatan yang mereka temui selama proses menulis membuat kegiatan menulis menjadi berat membosankan. Ditambah lagi mitos dalam menulis menjadikan para penulis menghindari pekerjaan ini. Padahal, kemampuan menulis merupakan kebutuhan di semua bidang. Berikut beberapa mitos dalam menulis yang tak jarang dianggap sebagai sesuatu yang lumrah.
Mitos 1: Tulisan yang berhubungan dengan pekerjaan harus benar-benar tampak profesional dan formal.
Kenyataannya:
Cara menulis surat-surat resmi sebaiknya disajikan dengan...